Cara Mengatasi Gutenberg di WordPress 5

WordPress 5.0 telah berhasil membuat penggunanya berantakan. Mulai dari penulis, fotografi, hingga web developer sekalipun merasa kesal dengan pembaruan yang memaksa.

Hal yang paling menonjol disini adalah editornya. Dulunya, Anda dapat menulis dengan mudah menggunakan classic editor atau yang kerap Anda lihat di WordPress versi sebelumnya. Namun di versi ini, Anda akan dipenuhi dengan hal-hal rumit dengan sebutan block yang digunakan langsung pada editor Gutenberg.

Pada artikel ini, kita tidak membahas jauh apa itu Gutenberg, mengapa Team WordPress melakukannya, mengabaikan keluhan pengguna lainnya, dsb. Tepatnya, kami telah menemukan solusi untuk masalah ini dan 100% masalah dengan WordPress 5.0 terselesaikan.

Langsung saja, berikut cara mengatasi Gutenberg di WordPress 5.

Cara 1: Menggunakan Plugin Disable Gutenberg

Cara ini merupakan solusi utama dan ampuh untuk mengatasi hubungan Anda dengan Gutenberg. Anda dapat memutuskannya selama yang Anda mau, sudah layaknya orang pacaran aja.

Nah, disini Anda hanya perlu menginstall plugin ini, terserah mau Anda install di versi berapapun.

Baca Juga >>>  Cara Downgrade Versi WordPress ke Versi Sebelumnya
  1. Unduh plugin “Disable Gutenberg” di WordPress.org atau langsung di plugin manager WordPress Anda.
    [wp-pic type=”plugin” slug=”disable-gutenberg” layout=”large” ]
  2. Kemudian aktifkan.

Anda tidak perlu melakukan konfigurasi apapun dengan plugin ini. Cukup mudah bukan?

Cara 2: Menggunakan Plugin Classic Editor

Cara ini bisa dibilang hanya solusi cadangan hingga 2022 nanti. Terbilang masih sangat lama, namun tetap saja meneror “suatu saat pasti akan lenyap”.

Nah, walaupun hanya solusi cadangan, tetap saja Anda dapat menggunakan ini sebagai solusi tambahan ketika sewaktu-waktu cara 1 tidak bekerja dengan baik. Langsung saja ikuti cara dibawah:

  1. Unduh plugin “Classic Editor” di WordPress.org atau langsung di plugin manager saja jika Anda tidak ingin ribet.
    [wp-pic type=”plugin” slug=”classic-editor” layout=”large” ]
  2. Kemudian aktifkan.

Sama saja sih ya, intinya ya gitu lah. Kami menggunakan salah satu dari kedua cara ini. Namun, kami lebih prefer ke cara 1 karena lebih simpel.


Nah, jika Anda tidak ingin menggunakan plugin apapun, solusinya ya tidak perlu di update ke versi 5, Anda hanya perlu menetap di versi sebelumnya, yaitu 4.9.8. Jika terlanjur update? Downgrade saja solusinya. Kami juga sudah menulisnya di artikel sebelumnya tentang cara downgrade WordPress.

Baca Juga >>>  Cara Mudah Memasang Kode AdSense di WordPress

Tidak perlu repot-repot lagi mulai sekarang, semuanya ada solusi, jadi tidak perlu jadi mad-man lagi ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *