Cara Install WordPress Multisite di Localhost

Artikel kali ini membahas langkah-langkah tentang bagaimana cara install WordPress di localhost yang kebanyakan orang tidak paham bagaimana cara melakukannya. Seperti yang diketahui, WordPress Multisite ini lebih rumit dibandingkan WordPress biasanya. Jadi, ada kesan-kesan menarik gitu deh buat dicoba.

Apa itu WordPress Multisite?

Multisite adalah fitur WordPress yang memungkinkan pengguna untuk membuat jaringan situs pada satu instalasi WordPress. Multisite sendiri sudah tersedia sejak WordPress versi 3.0. WordPress Multisite adalah kelanjutan dari proyek WPMU atau WordPress Multiuser. Kemudian proyek WordPress Multiuser dihentikan dan fitur-fiturnya dimasukkan ke dalam inti WordPress.

✔ Kelebihan Multisite

Ada beberapa keunggulan menggunakan WordPress Multisite, antara lain:

  • Kelola semua situs dari dasbor yang sama, melalui satu pengguna Super Admin.
  • Administrator situs tidak dapat menginstal atau mengubah plugin dan tema, hanya Super Admin yang dapat melakukan ini. Ini memungkinkan Anda lebih mengontrol dan menghindari konflik, menjaga kontrol terpusat.
  • Anda perlu menginstal tema dan plugin hanya sekali dan kemudian Anda dapat mengaktifkannya di seluruh jaringan. Anda juga menjalankan proses upgrade hanya sekali.
  • Simpan semua data situs dalam satu cadangan, tidak perlu mencadangkan setiap situs.
  • Karena setiap instalasi WordPress membutuhkan banyak sumber daya di server, menggunakan instalasi Multisite Anda tidak menghabiskan begitu banyak sumber daya (dan uang) dan proses pengoptimalannya bisa jadi tidak terlalu merepotkan.
  • Anda dapat mengonfigurasi dan mengelola versi bahasa dari situs yang sama dengan benar melalui struktur Multisite dan plugin multi bahasa.
Baca Juga >>>  Rekomendasi Plugins WordPress untuk Blog Baru

❌ Kekurangan Multisite

  • Tidak semua plugin berfungsi di Multisite. Biasanya sebagian besar plugin pada dasarnya dibuat untuk satu situs dan ini dapat menyebabkan konflik.
  • Administrator situs individu tidak dapat menginstal/menghapus plugin dan tema, ini membatasi kekuatan administrator situs.
  • Serangan hacker atau hanya downtime di server Anda akan mempengaruhi semua situs.
  • Pelanggaran data akan melibatkan semua data dari semua situs.
  • Trafik besar di satu situs dapat memengaruhi kecepatan semua situs jaringan lainnya, karena alasan bandwidth tetapi juga karena semua situs berbagi basis data yang sama.
  • Tidak semua paket hosting mendukung Multisite.
  • Jika Anda perlu menjaga pengguna di situs yang terpisah, Multisite dapat menyebabkan risiko keamanan, juga karena kebocoran pada plugin/tema.
  • Jika tema atau plugin diperbarui, diperbarui untuk semua situs jaringan yang menggunakannya. Mengubah versi antar situs bisa rumit.
  • Jika jumlah situs bertambah, untuk mengelolanya dalam instalasi Multisite bisa jadi sangat penting.
  • Mungkin ada beberapa alasan yang membuat Anda ingin mengubah instalasi Multisite menjadi instalasi situs tunggal yang berbeda: misalnya jika satu situs menjadi terlalu besar, atau hanya jumlah situs yang bertambah banyak membuat keseluruhan sistem menjadi lambat. Untuk beralih dari instalasi multisite kembali ke satu situs sulit dicapai.
  • Dalam hal menguji fitur plugin/tema baru, untuk satu administrator situs sulit untuk bekerja karena ia tidak dapat mengaktifkan/menonaktifkan atau menginstal bahkan menghapusnya karena ini hanya dapat dilakukan melalui pengguna Super Admin.
  • Semua situs berbagi profil pengguna yang sama. Misalnya, Anda tidak dapat membuat pengguna yang sama dua kali untuk dua situs berbeda di jaringan. Selain itu login pengguna login untuk semua situs.
Baca Juga >>>  Cara Mendapatkan Good Readability di Yoast SEO

Cara Install WordPress Multisite

Saatnya kita masuk ke bagian terakhir, yaitu cara install WordPres Multisite. Oh ya, sebelum Anda mengikuti panduan ini, pastikan Anda sudah menginstall XAMPP di Windows. Jika belum, silahkan unduh disini.

Kami anggap saja Anda sudah menginstall XAMPP, jadi langsung saja ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Unduh instalasi WordPress di situs resminya.
  • Install di localhost seperti biasanya. Jika belum tau, ikuti langkah singkat ini.
    • Masuk ke xampp ➡ htdocs, lalu hapus seluruh file didalamnya.
    • Lalu extract instalasi WP yang Anda unduh, lalu pindahkan seluruh isinya dari folder wordpress ke htdocs.
    • Selanjutnya install WordPress-nya agar dapat live.
  • Nah, pada tahap ini, Anda perlu mengedit file wp-config.php terlebih dahulu. Masukkan kode dibawah ini didalam wp-config.php tepat dibawah define('WP_DEBUG', false);

Selanjutnya Anda perlu masuk ke WordPress untuk mengaktifkan jaringan Anda.

  • Masuk ke dashboard WordPress, pilih Tools ➡ Network Setup, untuk Network title silahkan Anda isi sesuai nama yang Anda inginkan. Kemudian Install.
  • Lalu copy seluruh text dari kolom pertama, lalu tambahkan ke wp-config.php tepat dibawah define( 'WP_ALLOW_MULTISITE', true );
  • Tahap akhir, edit file .htaccess lalu timpa seluruh isi didalam .htaccess dengan kode dibawah ini.

Kini sepenuhnya WordPress Anda menjadi Multisite. Agar dapat menggunakannya dengan maksimal, Anda perlu memahaminya lebih lanjut dan mempelajari hal-hal baru dari sini dan mencari tutorial pelengkap di internet.

Baca Juga >>>  Cara Mengatasi Gutenberg di WordPress 5

Pada dasarnya WordPress Multisite diperuntukkan situs besar seperti media online, situs yang memiliki sub-site, dan hal lainnya. Jika Anda menggunakannya hanya untuk keperluan personal seperti sebuah blog, kami menyarankan untuk menggunakan WordPress seperti biasanya agar lebih mudah mengelola tanpa hambatan yang dapat mempengaruhi basis data Anda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *